PETUNJUK:
1. Bacalah dan pahami terlebih dahulu materi berikut
MODUL-3 Pengalamatan di Internet
A. Domain Name
Pengertian Domain Name
Domain name (nama domain) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama ~ server komputer seperti web server atau e-mail server di jaringan komputer ataupun internet.
Dengan menggunakan nama domain, seseorang tidak perlu menghafal serangkaian alamat IP (IP address) ketika ingin masuk pada sebuah website. Kita hanya perlu mengetikkan nama domain, kemudian DNS (Domain Name System) akan menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP untuk mengakses halaman web yang dituju.
B. Jenis-Jenis Domain
Jenis domain berdasarkan TLD (Top Level Domain) ada dua macam yaitu sebagai berikut.
1) GTLD (Global Top Level Domain)
Global Top Level Domain adalah domain yang menggunakan ekstensi global atau TLD internasional.
Ada banyak GTLD yang bisa digunakan untuk website, antara lain sebagai berikut.
a) .com digunakan untuk kepentingan komersial atau perusahaan.
b) .net digunakan untuk kepentingan network.
C) .org digunakan untuk kepentingan badan organisasi.
d) .gov digunakan untuk kepentingan lembaga pemerintahan.
e) .edu digunakan untuk kepentingan website pendidikan.
f) .mil digunakan untuk kepentingan website militer.
2) CCTLD (Country Code Top Level Domain)
Country Code Top Level Domain adalah domain yang menggunakan ekstensi sesuai dengan negara atau wilayah masing-masing. Untuk bisa menggunakan domain ini harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan pada masing-masing negara.
Contoh CCTLD antara lain sebagai berikut.a) .id adalah ekstensi domain untuk Indonesia.
b) .au adalah ekstensi domain untuk Australia.
c) .my adalah ekstensi domain untuk Malaysia.
d) .uk adalah ekstensi domain untuk Inggris.
e) .sg adalah ekstensi domain untuk Singapura.
f) .jp adalah ekstensi domain untuk Jepang.
Keuntungan yang dapat diperoleh jika memiliki TLD (Top Level Domain) adalah hasil pencariannya lebih diutamakan di search engine sehingga situs yang menggunakan TLD akan lebih diunggulkan peringkatnya dalam hasil pencarian di Google.
C. Aturan Pemberian Nama Domain
Aturan pemberian nama domain yang harus diperhatikan antara lain sebagai berikut.
1) Panjang nama domain minimal 2 karakter dan tidak lebih dari 26 karakter.
2) Nama domain pada umumnya selalu huruf kecil semua.
3) Spasi dan simbol Iainnya seperti garis bawah (_) tidak diperbolehkan.
4) Nama domain hanya boleh menggunakan hurut (A-Z), angka (0-9), dan tanda minus (-)
5) Nama domain selalu diawali dengan huruf/altabet dan tidak boleh diawali maupun diakhiri dengan tanda minus (-).
Dari sekian juta nama domain yang tersebar di dunia maya, mungkin Anda bertanya siapa yang mengatur domain-domain tersebut? Kok bisa tidak ada website yang memiliki nama domain sama? Nah, itulah tugas dari ICANN.
ICANN adalah singkatan dari Internet Corporation for Assigned Names and Numbers, sebuah organisasi yang berkantor pusat di Marina Del Rey, California, US untuk mengatur dan mengawasi tentang nama domain.
ICANN hanya bertugas untuk mengatur dan mengeluarkan kebijakan tentang domain, namun TIDAK melayani pendaftaran sebuah domain. Apabila Anda ingin mendaftarkan/membeli sebuah nama domain bisa melalui registrar, yaitu perusahaan yang telah terakreditasi oleh ICANN sebagai tempat pendaftaran domain.
Khusus untuk Country Code TLD (ccTLD), ICANN melimpahkan wewenangnya kepada masing-masing negara, di mana di Indonesia wewenang ini dipegang oleh PANDI.
PANDI adalah singkatan dari Pengelola Nama Domain Internet Indonesia, di mana tugasnya mengatur seluruh domain dengan akhiran .id yang merupakan kode dari negara Indonesia, seperti .id, .co.id, .go.id, .web.id, .ac.id, dll.
B. Hosting
Hosting adalah tempat untuk menyimpan data-data dari sebuah website agar dapat diakses melalui internet, data-data tersebut dapat berupa file, gambar, video, email, database, program, dll. Hosting untuk keperluan website sering juga disebut sebagai Web Hosting.
Hubungan Domain dan Hosting
Memiliki/membeli sebuah nama domain ibarat Anda membeli sebuah papan nama toko. Di mana sebuah papan nama toko dapat Anda beli pada orang atau perusahaan yang menerima jasa pembuatan papan nama billboard, neon box, dll. Perusahaan pembuat papan nama ini ibarat dari registrar/tempat beli domain.
Lantas dengan hanya memiliki sebuah papan nama toko, apakah toko Anda sudah bisa langsung beroperasi? Tentu saja tidak, karena Anda masih perlu sebuah tempat untuk menyimpan dan memamerkan barang-barang yang Anda jual. Anda perlu sebuah tempat agar orang-orang bisa datang berkunjung untuk melihat-lihat dan membeli barang yang Anda jual.
Sehingga kemudian Anda memutuskan untuk menyewa sebuah kios yang ada di salah satu Mall. Anda mendekorasi kios Anda sedemikian rupa sehingga terlihat menarik dan berbeda dengan kios-kios lain yang ada di Mall tersebut. Anda juga memasang papan nama toko yang sudah Anda beli sebelumnya di bagian depan kios Anda. Nah, kios inilah ibarat dari website Anda. Sedangkan proses Anda memasang papan nama toko ibarat dari transfer DNS.
Sedangkan Manajemen Mall yang menyewakan kios-kios lengkap dengan berbagai infrastuktur yang diperlukan adalah ibarat dari perusahaan Web Hosting. Kios yang Anda sewa tentu memiliki fasilitas seperti ukuran tertentu (misal 3×3 meter), daya listrik, jaringan telepon, jaringan internet, AC, lampu penerangan, dll. Fasilitas kios ini ibarat dari fitur-fitur Hosting. Sedangkan gedung Mall yang dikelola oleh Manajemen Mall ibarat dari Komputer Server website Anda.
Jadi setelah Anda memiliki sebuah domain, langkah selanjutnya adalah meletakkan domain tersebut pada sebuah hosting, kemudian Anda bisa mulai membangun website Anda.
B. URL (Uniform Resource Locator)
b.1. Pengertian URL
URL atau Uniform Resource Locator merupakan rangkaian karakter dengan format tertentu yang digunakan untuk merepresentasikan alamat atau sumber dokumen di internet. Perbedaan antara nama domain dan URL adalah nama domain merupakan identitas komputer di internet yang disebut juga alamat web seperti www.ilmukomputer.com. Adapun URL merupakan metode penamaan situs di internet yang banyak digunakan di www, di mana sebuah alamat URL menjelaskan tipe. dokumen, nama komputer disimpan, direktori/subdirektori dokumen, dan nama dokumen. C
http://www.ma-alhidayah.sch.id/PPDB/index.php
URL merupakan suatu inovasi dasar bagi perkembangan sejarah internet. URL pertama kali diciptakan oleh Tim Berners Lee pada tahun 1991 agar penulis-penulis dokumen dapat merujuk pranala ke www (world wide web). Sejak tahun 1994, konsep
URL telah dikembangkan menjadi istilah URI (Uniform Resource Identifier) yang lebih umum sifatnya. Walaupun demikian, istilah URL masih tetap digunakan secara luas. Perbedaan antara URL dan URI dapat dilihat pada tabel berikut.
1. URL merupakan bagian dari URI. Sedangkan URI Digunakan untuk mengidentifikasi suatu resource dengan lokasi atau nama ataupun keduanya.
2 URL Digunakan oleh sebuah browser untuk mengidentifikasi sumber daya yang ada diinternet sedangkan URI digunakan browser untuk mengidentifikasi dokumen tunggal
3. URL Menunjuk ke suatu halaman web yang menggunakan scheme tanpamenggunakancode fragmentM sedangkan URI suatu menunjuk ke suatu halaman web termasuk lokasi code fragmentnya serta scheme.
Format Penulisan URL
URL terdiri dari tiga bagian utama yaitu sebagai berikut.
1) URL yang menunjukkan protokol, misalnya https:// atau http://.
2) URL yang menunjukkan alamat server.
3) URL yang menunjukkan path file atau alamat lokasi dari dokumen yang terletak pada server tersebut
Format penulisan URL adalah sebagai berikut.
protokoI://domain/direktori/file
Keterangan:
Protokol, menentukan tata cara komunikasi yang digunakan. Protokol yang sering digunakan adalah http, https, dan ftp.
Domain, untuk mengidentifikasi lokasi halaman web dan merupakan nama server atau komputer yang menyediakan layanan.
Direktori, merupakan folder tempat penyimpanan informasi. File, merupakan file yang disimpan (kadang tidak perlu dituliskan).
Aturan Penulisan Alamat Internet
Aturan penulisan alamat internet yang harus diperhatikan antara lain sebagai berikut.
1) Penulisan alamat internet tidak membedakan antara huruf besar dan huruf kecil.
2) Penulisan sebuah alamat internet tidak boleh menggunakan spasi.
3) Penulisan sebuah alamat internet diperbolehkan menggunakan angka dan karakter tertentu, kecuali tanda / dan @.
4) Pemakaian alamat internet penulisannya tidak boleh sama antara satu dan yanga lainnya
Pustaka:
- LKS Kreatif
- https://belajarbisnisinternet.com/pengertian-domain-hosting-serta-hubungan-antara-keduanya/
-
No comments:
Post a Comment